Sabtu, 03 Agustus 2013

Krunchy Family - "Little Duck"

Wawawawawawaaaaaai~~~ \(≧﹏≦)/

Lama nggak ngepost sepertinya. Bahkan orific saya nggak maju-maju. Yah, maklumlah... author sibuk. *ditelen* Hahaha, nggak lah. Saya cuma lagi seret ide AJA kok ^_^ ... suer, seret banget~ :')))

Well, mau ngepost tentang Krunchy Family sih... tapi cerita apa ya??? Lagi nggak ada cerita sih, haha.

Eh, atau... soal new chara?

Jadi... entah ini bakal jadi chara yang disukai, dibenci, atau bakal dikasihani. I have no idea... Yang pasti, cerita soal dia bukan cerita yang bagus. Dan maaf kalo cerita ini terdengar dan terlihat menjatuhkan, merendahkan, bahkan menghujat chara baru ini.

I could only hope that you can enjoy the story.

Hmmm, mulai dari mana ya?

Ah, iya!

Kapan ya pertama kali gue sadar akan kehadiran si itik yang jadi rada mendominasi ini? Yah pokoknya belum lama lah. Karena gue nggak ngerti atas dasar apa dia ada di lingkaran itu. Ngeliat dia kyknya gampang banget masuk ke lingkaran itu. Seakan emang ada yg salah sama gue...

Well, karena nggak inget kapan... saya skip, okay?

Hmmm, yang gue tau sih dia ada di dua lingkaran. Dan yang gue inget, tadinya dia lebih sering berada di lingkaran yang DI SANA, dibanding yg di sini.

Ingat Rush? Pastinya. Ya, ini ada sangkut pautnya juga sama dia. Well, si Rush ini... somekind a heartbreaker, you know? Dalam setahun dia udah deketin empat cewek (yg gue tau). Dua jadi, satu php, satunya lagi failed. Wkwk~ *dicekek*

Kenapa gue tau? Karena... I always got my eyes on him. Bukan karena gue suka sama dia, tapi... apa, ya? Mungkin dalam rangka melindungi Kremes? Ya... Rush kan daijina hito-nya si Kremes. Karena dia temen gue, gue harus mengupayakan yg terbaik. *tsaaaaah*

Nah, kembali ke si Itik. Gue sebut dia begitu bukan karena dia kyk Itik buruk rupa. Tapi karena Itik selalu ngikutin induknya kemanapun. Ya, begitulah dia ke Rush. Seberapa pun jauhnya Rush pergi, dia pasti ngikutin.

Entah apa si Rush terganggu atau nggak. Yang pastinya dia nggak protes. Mereka juga akhir-akhir ibi jadi sering ngobrol di salah satu jejaring sosial. Dibilang nonstop... ya iya. Dan dari yang gue liat, terkadang si Rush udah males ngeladenin, tapi... tetep aja lanjut.

Well, sebenernya buat gue pribadi, pemandangan itu mengganggu banget. Bukan cuma karena gue lebih mendukung shipper Kremes x Rush, ya... bukan. Tapi cara dia selalu ada di mana Rush berada tuh... mengganggu "penglihatan" siapa pun yang ngeliat. Serius deh. Bahkan gue yang ga suka sama Ruah aja merasa terganggu banget. Gimana dua orang yang suka sama dia? Dan nampaknya akhir-akhir ini dia aktif di sini cuma buat deketin si Rush. Entah, itulah yang gue liat.

Gue juga bingung, dia punya hati nggak sih? Dulu kan pernah di deketin sama si Rush, dideketin doang. Nggak sakit gitu? Dan dia juga selalu ngomong "jangan sampe jatuh di lubang yang sama." Tapi kan dia ngedeketinnya lubang yang sama.

Padahal setau gue, dia punya pacar. Ya, begitu sih yang terlihat di bio akunnya.

Udah gitu, emangnya dia nggak tau apa kalo Kremes suka sama Rush? Masalahnya itu udah lama banget. Ya emang sih, gue maupun Kremes nggak ada hak buat ngelarang dia ngedeketin si Rush. Tapi setidaknya jangan nunjukin kedekatan mereka yang "terlalu" dekat di depan Kremes kan bisa. Terlebih si Rush sebenernya tau kalo Kremes suka sama dia. Apa dia juga nggak punya hati?

And if you were wondering how close they used to show us, let me tell you.

Setiap inchi perubahan pergerakan dan posisi yang dilakukan oleh Rush, Itik itu pun mengikutinya. Dibilang kyk buntut... nggak. Gimana ya, terlihatnya sih manis. Tapi gerakannya kyk iblis. Kalo lo mikir dia cuma ngobrol-ngobrol atau sekedar duduk di sampingnya Rush, BUANG JAUH-JAUH PIKIRAN ITU!

Well, kalo mau kasarnya... sebut saja caranya itu MENJIJIKKAN. Ya siapa yg nggak jijik? SKINSHIP WOY, SKINSHIP!

*authir gondok* <tanda kutip>SKINSHIP<tanda kutip> *asah celurit* #udaheh

Dan mungkin kalo cuma sekedar megang tangan "SESEKALI" sih, palingan yang ngeliat juga cuma ngernyit geli, iyuh, risih, dan sebagainya. Masalahnya... mereka gelendotan!!! Oh god... di depan umum pula!

Well, maunya sih jelasin semua, tapi demi kedamaian dunia akhirat (?), gue urungkan niat baik (?) itu. Lagi pula apa gunanya gue menjelaskan lebih lanjut kalo ternyata mereka melakukan semua itu secara sengaja? Seakan nggak punya malu. Seakan nggak punya harga diri. Apalagi sebagai seorang perempuan, yang malahan sengaja mendekatkan "tubuhnya" ke lawan jenis. Seakan nggak punya iman. Seakan nggak punya agama. Mau jadi perempuan macem apa kalo gitu caranya menghargai diri sendiri?

Dan terkadang jijik juga ngeliat yg cowoknya. Dengan asik malah pegangan tangan. Terkadang juga gue merasa jangan sampe temen gue jadi sama cowok macem gitu. Kecuali dia bisa merubah kebiasaan <tanda kutip>BURUK<tanda kutip> macem gitu.

Padahal gue udah bersyukur pacar terakhir si Rush tuh cewek baik-baik yang jauh banget kelakuannya sama si Itik itu. Dan selama dia sama pacar terakhirnya itu, dia berubah "LEBIH BAIK" meskipun nggak sebanyak yang diharapkan. Setidaknya membuktikan dia nggak gampangan. Tapi sekarang? Semuanya hancur berantakan di otak gue, dan lagi-lagi gue harus menyusun ulang... merepotkan.

Yah, pokoknya gue nggak suka sama kelakuan mereka yang nggak kenal tempat. Karena negara ini punya adat, dimana berdekatan dengan lawan jenis dalam porsi yg agak "intim" itu dianggap tabu. Dan mereka pun punya agama, yang disana diajarkan untuk tidak berbuat hal yang menimbulkan fintah. Ya, gue pun cuma bisa berharap mereka sadar.

Ah, sial. Ini aja gue ngetiknya udah dosa, ya... dosa lho ini gue ngomongin orang... huweeeeeee...
Jadilah, sekian wacana (?) saya soal kedekatan si Itik dan si Rush yang SANGAT mengganggu penglihatan gue.

Mohon maaf jika ada salah kata... #salahsemuawoy *direbus* Mohon maaf juga jika ada beberapa typo(s) yang luput dari penglihatan buruk author ga jelas ini... ≧﹏≦ #gausahsokbetimutlo

Thanks for reading~











Sincerly, Krispy.

Senin, 15 Juli 2013

Voice of AUTHOR's Heart - "The Reason"

I suposed not to confess, so I hide. It built my character, make me not suposed to expressed my feeling. Still, there're some natural thing that would express my feeling, even I don't want it.

I do feel that kind of feeling, and I could only hold it. I always think there is another one, or there is next. But I skip so many, I skip everything I have felt for. And... should I skip this one? The one that I couldn't admit?

I couldn't even say anything about that one. I couldn't even be near him, or I'll act weird. I couldn't hear his voice, or my mind will become confusing. I couldn't see his face, or my face will become so hot. And everyone would told me that my face all red. I couldn't even talk to him, because I hate it. All he said and ask to me is about my last crush, and I'm gonna say that I'm not into him anymore! All of above, I couldn't even think about him, or I'll become speechless.

I just wondering, what kind of love did you going to call it?

But everything above will dissapeared if I found someone that like him too. This is the second reason why I ever stoped my feeling for him. I'll retreat, and let them. How to say that? I do like him, but no way I could ever compete with them. I always think they were better than me. It's not like I have no confident, but... I always want the best for him, even if I'm not include.

But the truth is, I just didn't know how does he think about me. So I'll retreat, yeah.

Kamis, 13 Juni 2013

Unnecessary Author Notes - "CAPSLOCK JEBOL"

MAAF YA... TT-TT

MAAF BANGET POKOKNYA. SEBAGAI AUTHOR GUE MERASA... NGGAK BECUS. APALAGI ADA SATU FIC YANG SELALU GUE PUBLISH, TERUS GUE HAPUS LAGI. ABIS ITU GUE PUBLISH LAGI, NGGAK LAMA GUE HAPUS LAGI. AH, MAAFKAN OTAK GUE YANG LABIL SANGAT!

KENAPA GUE PUBLISH? KARENA GUE UDAH JANJIAN SAMA ORANG BUAT BIKIN FIC ITU.

KENAPA GUE HAPUS? KARENA WAKTU ITU GUE NGGAK YAKIN SAMA CERITANYA. MENURUT GUE KURANG PAS.

LALU...

KENAPA GUE PUBLISH UNTUK YANG KEDUA KALINYA? SUPAYA TERLIHAT BAHWA LATAR DARI CERTA YANG SATU KE YANG SATU LAGI SAMA.

KENAPA GUE HAPUS UNTUK YANG KEDUA KALINYA? KARENA... SOAL YANG KEDUA INI... MAAF GUE NGGAK BISA MENJELASKAN SECARA DETAIL TENTANG ALASANNYA. KARENA INI BUKAN HAL YANG BISA DI JELASIN DI TEMPAT KAYAK GINI.

YAH, POKOKNYA... SAYA MINTA MAAF!!! TTOTT

Krunchy Family - "Headline News"

Sip, karena author nggak tau mau ngapain hari ini, jadi kita ngomongin si Krispi (lagi) aja. Nggak deh, gue bakal masukin Kremes sama Kriuk juga. Udah lama juga kan nggak gosipin mereka. Ya,  nggak?

dan... udahlah ya. ngggak usah ada yang gue sensor.

RIBET! ^_^

Well, please have a seat and enjoy this headline news~









dari Kremes, ya...

- SUDDENLY APPEARS -



Ekhem! *ditimpuk galon*

Well, well... Jadi si Kremes... sekarang... yaaaah, mungkin mencoba move on? Entah. Tapi yang pasti, matanya menemukan sosok manusia misterius (nggak juga sih) yang akhir-akhir ini mengganggu pikirannya. Eh, tapi gue nggak yakin juga pikirannya terganggu sama keberadaan anak itu.

Ceritanya bermula di hari... kemarin. Ya, tepat kemarin. Di sekolah, waktu gue lagi nemenin Kriuk ngisi biodata yang disuruh dari sekolah, tiba-tiba dia langsung bilang kalo dia tiba-tiba deg-degan. Tapi pada dasarnya gue cuek, gue nggak mau ambil pusing sama omongan dia ‘kan. *dicincang*

Tapi dia terus-terusan ngomong itu. Begitu gue tanya dia malah nggak mau ngasih tau. Gue kesel dong, maksudnya kalo nggak mau ngasih tau ya nggak usah ngomong. Tadinya gue mau ngambek beneran tuh, tapi  nggak jadi karena pada dasarnya gue baik ya... *kibas poni* eh, iya lupa, nggak punya poni... *benerin kacamata*

Dan sampe hari ini pun, dia masih ngomongin itu! YA AMPUUUUN!!! Yang bikin gue pusing itu, nggak muncul-muncul itu orang yang dia maksud!!!

Emang pada akhirnya muncul, dan gue cuma yang...

“OOH.” *digorok*

Haha, maaf ya...

Kalo emang si Kremes bisa move on dari Rush sih... hebat! Bukannya gue nggak yakin dia bisa, cuma... gue PRIBADI lebih suka dia pairing sama Rush. *dikunyah kremes* Entah ada apa sama mereka, tapi tapi buat gue mereka itu... gimana istilahnya ya? Mmm... “PAS”? entah dehh, pokoknya gitu. Maaf ya, Kremes.




















Oke sekarang Kriuk dulu...

- Anonymous 2 -



Sial, anonymous lagi! Gyahahaha!!! *dicekek*

Sekali lagi, ini bukan mengklarifikasi kalo si Kriuk suka sama Anonymous. BUKAN! Serius deh, gue nulis tentang Anonymous (lagi) bukan karena itu. Tapi (sekali lagi) karena ini lucu banget.
Dan saya mau mengungkit si Rush (lagi) yang masih penasaran sama Anonyymous. Demi apapun, gue tau si Rush itu kepoan, tapi gue cuma ngggak nyangka kalo dia bakal kepo banget sama si Anonymous ini. Dan dia masih ngira kalo si Kriuk suka sama Anonymous. Padahal... NGGAK SAMA SEKALI!

Apalagi tadi di sekolah, gue masih ngakak kalo inget hal itu. Emang awalnya kita mencoba menipu si Rush, kalo Anonymous jalan ke arah gerbang sekolah. Dan dengan polosnya orang kepo, dia ngikutin arah mata kita bertiga. Gue sampe ngakak, apa lagi pas dia bilang, “Sumpah, gue kepo, asli!” dengan tampang luar biasa penasaran, demi apapun ITU LANGKA BANGET! Yah secara, diantara kita bertiga, Rush cuma deket sama Kriuk. Sedangkan sama gue dan Kremes, Rush cuma sekedar kenalan. *pukpuk diri sendiri*   '-')/(-_-)

Yang kedua kalinya, si Kriuk masih pura-pura kalo si Anonymous jalan menuju ke gerbang sekolah. Tapi gue sama Kremes, DENGAN TERANG-TERANGAN mengarahkan pandangann ke Anonymous yang sebenarnya! TAPI DIA MASIHH NGIRA KALO ANONYMOUS KE LUAR SEKOLAAAAAH!!! *gigitin genteng* >_<

Dan dugaan, entah Kremes atau Kriuk, bahwa si Rush mengira DIALAH si Anonymous yang kita maksud. Tapi menurut gue, dia nggak mikir gitu deh kayaknya... tapi nggak tau juga deh. ^o^)/

BAH! JADI NGOMONGIN RUSH, 'KAN! GAWAT, 'KAN!!!




















Terakhir soal Krispi...

- Un-goodbye Days -



Dakara imaaa~ *lho?!*

Kenapa judulnya “Un-goodbye Days”???

Dakara imaaa~ *digiling bareng biji kopi*

Hahaha, nggak gitu. Hanya ingin mengatakan kalau hari ini Krispi ketemu LAGI sama senpainya. Seneng sih, tapi... ada yang kurang. Entah apa, yang pasti kurang greget kayak dulu. Tapi dia tetep seneng kok. Banget, malah.

Hari sabtu, sekitar dua atau tiga minggu yang lalu itu nggak jadi hari terakhir dia ketemu sama senpainya. Dan apa sekarang jadi yang terakhir? Entah. Katanya Krispi udah nggak mau mikirin, takut nggak bisa move on. Wakakakak.

Semangat terus, ya Krispi~ ^_^)/

 Tapi bentar deh, akhir-akhir ini gue nggak ngerti sama jalan pikirannya si Krispi. Dia itu... gimana sih ceritanya? Dia bilang udah nyerah soal senpainya, tapi nggak mau move on. Dan giliran mulai move on, dia malah nggak yakin. Dan waktu dia bilang nggak mau, MALAH IYA!

Ah, udah ah ngomongin Krispi! *author gondok*























Yah, itu lah Headline news dari Krunchy Family...
Terimakasih sudah mau membaca! XD *kissu reader satu-satu*









Sincerly, Krispi~

Senin, 03 Juni 2013

Krunchy Family - "Anonymous"

Well, it was long long time ago... *author lebay*

Nggak, nggak... jadi sebenernya ini lucu aja, jadi gue jadikan topik.

Si Kriuk ini kan suka sama maidgane, ya. Tau, 'kan? Tiap hari dia selalu mencari sosok maidgane tercintanya itu, kan.

Tapi tahukah kalian?

Setiap saat, setiap waktu, ia selalu menemukan sosok Anonymous itu! Dia ada di mana-mana. Gue sendiri heran.

Sebenernya gue sih jarang ngeliat dia. Dan yang selalu nemu keberadaan si anonymous, yang kebetulan sering jalan beriringan dengan maidgane, itu si Kriuk. Dan dia selalu laporan kalo nemu anonymous. Padahal kadamg setelah dia laporan pun gue nggak menemukan sosok Anonymous itu.

Kenapa kita kasih nama Anonymous? Kerena awalnya kita nggak tau siapa namanya. Tapi sekarang gue sama Kremes sih udah tau siapa namanya. Entah lah, apa si Kriuk tau. Kayaknya belum. Haha.

Terus, sekarang temen deketnya Kriuk, si Rush, penasaran sama Anonymous gara-gara tweet gue. Si Rush bertanya apa dia kenal sama si Anonymous? Dan Kriuk menjawab, nggak. Hahaha, padahal kenyataannya... *direndang sama Kriuk*

Akankah gue ungkap disini? No, hahaha. Meskipun tangan gue udah gatel untuk mengungkap siapa itu Anonymous, tapi... tahan.

Nah, gue pun dapet ide untuk membuat orific baru dengan genre tragis. Pairingnya Maidgane x Kriuk x Anonymous. Tapi... akankah inginku kan tercapai? Terlebih, ada dua orific yang belum tamat. Haha.

Yaaah, kita lihat aja ya kelanjutan kehadiran Anonymous di lingkungan Krunchy Family... thanks for reading~ ^^








Sincerly, Krispi.

Sabtu, 01 Juni 2013

Krunchy Family - "Goodbye Days"

OH MY GOD!!!
YOU KNOW?!
IT WAS A PRECIOUS MOMENT FOR KRISPI, TODAY!
YOU KNOW WHY?!
BECAUSE HER BELOVED SENPAI CAME TO SCHOOL TODAY!!!
IT WAS SO AWESOME!!!
Terharu banget dia, aduh, mana ganteng banget pula!!! *ditabok pake penggorengan*
Tapi karena tadi itu acara pembagian rapot anak kelas XII, jadi dia rasa itu bakal jadi saat terakhir dia ketemu sama senpainya. Haha. *author nangis*
Setelah sekian lama dia nggak ketemu senpainya, giliran ketemu dia sadar kalo itu bakal jadi pertemuan terakhirnya. Mudah-mudahan si Krispi nggak sedih ya ditinggal senpainya.
Saa, zutto ganbatte ne, senpai~ ^_^
Sincerly, krispi :')

Senin, 27 Mei 2013

AUTHOR no Hitomebore - Memories

Dari semua yang gue alami, rata-rata adalah suka pada pandangan pertama. Kata orang itu aneh, tapi itu gue. Tau kenapa? Karena saat kita suka sama seseorang pada pandangan pertama itu kita nggak tau asal-usulnya, kita nggak tau sifatnya, bahkan kita nggak tau suaranya kayak apa. Buat gue itu pure. Setiap gue ngalamin ini, yang gue inget itu senyumnya. Dan biasanya selalu lama membekas di otak gue. Karena kejadiannya ada-ada aja. Lucu, sedih, seneng, deg-degan juga pastinya.



Waktu itu gue masih SD kelas 4. Gue suka sama temen les gue. Kalo lo terbiasa liat tipe gue yang putih, kacamataan, tinggi, pinter, apalah yang bagus-bagus, hapus semua ingtaan itu! Haha. Well, karena dia jauh dari bayangan lo. Hahaha.

Gue suka sama dia dari jaman kelas 4 SD itu sampe SMP kelas 1. Haha. Kebetulan juga sekolah kita pas SD juga deket banget, rumahnya deket sama SMP gue. Terus ya, dulu gue dengan polos dan begonya sms salah satu temen les gue yang lain dengan nama samaran, dan gue bilang kalo gue suka sama si temen gue yang itu. Anjir, ngakak! Kenapa gue bego banget coba?! Ahahaha.

Nah, begonya lagi, si temen gue yang gue sms itu, pas di tempat les dia bilang ke orang yang gue suka, “Eh, lo kenal sama *pip* nggak? Dapet salam tuh dari dia!” Dia bilang tepat di depan gue, dan disitu gue senyum-senyum, bukan, setengah ngakak! Untungnya mereka nggak sadar kalo gue ngetawain mereka. Lebih begonya lagi, besok-besoknya gue lupa pasang mode silent. Dan temen gue itu nyoba telepon nomer gue. Dalem hati gue, “MAMPUS!” Yeeey, ketahuan deeeeh~ si begooo… Ahahahaha!!! *siapin tambang*

Tapi untungnya dia orangnya baik. Jadi waktu dia tau kalo gue suka sama dia… ya dia tetep stay cool. Tapi nggak ngejauhin gue juga. Disitu gue bersyukur banget gue suka sama dia. Dia masih tetep mau main sama gue… terharu ih. Hahaha.

Terus ya, dulu ‘kan om gue tinggal bareng keluarga gue di rumah dan suka anter-jemput gue les. Jadi dia tau kalo gue suka sama temen les gue itu. Nah waktu itu ya, udah jam pulang les tuh, temen yang gue suka itu, dia udah pulang kan ya naik sepeda. Nggak lama, gue dijemput sama dia. Biasa, kan kita kalo di motor soka bercanda, kadang teriak-teriak, kebetulan temen yang gue suka itu masih di jalan. Dia nengok ke arah gue sama om gue, terus dia nggak liat dan… jatoh gara-gara ada polisi tidur. Disitu, muka dia nggak banget, dan gue sama om gue malahan ketawa kenceng banget! Parah, njir! Bahkan sampe rumah kita masih ngakak sampe jatoh duduk si om gue! Gila dasar… Besoknya gue malu mau dateng les, nggak enak ‘kan ya… hahaha, tapi itu kocak banget.



Tapi rasa suka gue hilang begitu aja waktu SMP. Tergantikan lebih tepatnya. Kenapa? Karena gue udah nggak sekelas sama dia di tempat les. Jadwalnya nggak sama. Dan gue itu macem kucing, kalo gue lama nggak ketemu sama majikan,  orang yang gue suka, lama-kelamaan gue lupa sama perasaan itu. So… this story ends here.